
KONFIGURASI FILE SERVER SAMBA
Gambar topologi
jaringan yang akan di praktek kan
Langkah – langkah
- Setelah instalasi Ubuntu Server selesai, maka tahap selanjutnya adalah konfigurasi IP Address.
$ sudo pico
/etc/network/interfaces
auto eth0
iface eth0 inet
static
address
192.168.1.254
netmask
255.255.255.0
network
192.168.1.0
broadcast
192.168.1.255
Simpan dengan
menekan : Control X, Y, ENTER
Lalu lakukan
restart network :
$ sudo
/etc/init.d/networking restart
- Masukan CD Master Ubuntu lalu lakukan perintah Mounting CDROM :
$ sudo apt-cdrom
add
Enter 2 Kali
- Pasang aplikasi Samba, dengan perintah :
$ sudo apt-get
install samba
- Masuk ke direktory Samba
$ cd /etc/samba
- Cadangkan file smb.conf
$ sudo cp
smb.conf smb.asli
- Buka file smb.conf:
$ sudo pico
/etc/samba/smb.conf
lalu cari kata :
# security user
Ubah menjadi
security share
(tanpa tanda
pagar #)
- Pada baris paling bawah ketik baris perintah samba :
[public]
path = /dataku
comment = file
server
browseable = yes
writable = yes
public = yes
read only = no
simpan = Control
X, Y, ENTER
- Membuat direktory “dataku” sebagai tempat penampungan file :
$ sudo mkdir
/dataku
- Merubah hak akses direktory “dataku”
$ sudo chmod –R
777 /dataku
- Restart konfigurasi Samba :
$ sudo /etc/init.d/samba
restart
- Menguji koneksi jaringan melalui komputer client Windows XP, lakukan konfigurasi IP Address seperti gambar berikut

- Lakukan pengujian dengan perintah Ping ke Server SAMBA
|
- Jika reply seperti gambar di bawah ini maka client windows sudah terkoneksi ke file server samba.

- Membuka direktory file server samba :
Buka run,
ketikan tanda // (back slash) 2 kali diiringi alamat IP Server, seperti pada
gambar ini :

Lalu tekan
enter, akan tampil gambar seperti ini

Buka folder
public
Lalu buat folder
baru dengan nama anda, misalnya : RHAMA
Lihat gambar di
bawah ini
Klik kanan, New Folder

Buat Folder
Baru dengan nama RHAMA

Jika
berhasil membuat folder maka konfigurasi SAMBA berhasil, tahap selanjutnya
melihat bukti bahwa folder RAHMA ada di komputer server linux samba.
Perintahnya adalah
$ cd /dataku
$ ls
- Memindahkan folder “My Document” pada Windows ke Server Samba Linux
Klik kanan My
Computer, Pilih Map Network Drive

|
- Klik Workgroup, Ubuntu, Public, lalu RHAMA
|
|
- Klik Finish

- Di Windows Explorer akan menghasilkan Drive Z dengan nama RHAMA
|
- Klik kanan My Document lalu klik Properties
|
- Ganti huruf C pada kotak Target menjadi Z lalu Klik OK
|
- Klik Yes

- Klik Yes

- Folder My Document Sudah Pindah di Server SAMBA, untuk mengujinya kita kembali ke komputer server Samba
$ cd
/dataku/RHAMA
$ ls
Jika ada file
dengan nama : Documents and Settings
Maka berhasil
- Selesai (stay away from drugs)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar